tukang koran info

Wednesday, May 11, 2022

Exodus Musa menurut Injil

 EXODUS MENURUT BIBEL

 

Riwayat Bibel  bermula  dengan  menyebutkan  masuknya  orang

Yahudi  ke  Mesir  bersama  Ya'kub  untuk  mengikuti  Yusuf.

Kemudian datang seorang Raja baru yang tidak mengenal Yusuf,

(Keluaran  1,  8). Ini adalah periode penindasan: pada waktu

itu Fir'aun  memaksa  orang-orang  Yahudi  untuk  mendirikan

kota-kota  yang  dinamakan  oleh  Bibel  kota Pitom dan kota

Ramses. Untuk mencegah  tambahan  penduduk  Yahudi,  Fir'aun

memerintahkan semua bayi Yahudi laki-laki dibuang ke sungai:

Musa dapat  dipelihara  ibunya  selama  tiga  bulan  sesudah

lahirnya,   tetapi   akhirnya   si   ibu   memutuskan  untuk

memasukkannya dalam suatu keranjang di pinggir  sungai  Nil.

Anak   perempuan   Fir'aun  menemukannya  dan  mencarikannya

seorang pengasuh yang tidak lain adalah ibunya sendiri, oleh

karena saudara perempuan Musa yang mencari jejak, siapa yang

mengambil  bayi,  pura-pura   tidak   mengenalnya   dan   ia

menasehatkan  kepada  Sang  Puteri itu seorang pengasuh yang

tidak  lain  adalah  ibu  bayi   itu   sendiri.   Bayi   itu

diperlakukan sebagai anak Fir'aun dan diberi nama Musa.

 

Musa  sebagai  orang  muda  berangkat  ke Madyan; di sana ia

kawin dan tinggal lama. Suatu perincian yang penting  adalah

bahwa  dalam kitab Keluaran (2, 23) kita dapatkan kata-kata:

"Selama waktu yang lama itu raja Mesir meninggal."

 

Tuhan  memerintahkan  Musa   untuk   menemui   Fir'aun   dan

mengeluarkan  saudara-saudaranya dari Mesir (Riwayat semacam

ini terdapat dalam riwayat Pohon Yang Terbakar).

 

Harun, saudaranya Musa membantunya dalam tugas ini.  Setelah

kembali  ke  Mesir,  Musa  dan saudaranya menghadap Fir'aun,

yaitu Fir'aun  baru  yang  menggantikan  Fir'aun  lama  yang

memerintah ketika Musa dilahirkan dahulu.

 

Fir'aun   melarang   bangsa   Yahudi   pengikut  Musa  untuk

meninggalkan Mesir. Tuhan menampakkan diri lagi kepada  Musa

dan  memerintahkannya  untuk  mengulangi permintaannya. Pada

waktu  itu  menurut  Bibel,  Musa  berumur  80  tahun.  Musa

menunjukkan  kepada  Fir'aun  bahwa  ia  memiliki kepandaian

adikodrati. Hal  tersebut  rupanya  tidak  cukup  meyakinkan

Fir'aun. Kemudian Tuhan mengirim siksaan-siksaan: air sungai

berubah menjadi darah, timbulnya katak-katak, nyamuk, lalat,

wabah  yang  menyerang binatang, timbulnya penyakit di kulit

manusia dan binatang, hujan butiran es, belalang, kegelapan,

dan  kematian bagi bayi-bayi pertama yang dilahirkan. Tetapi

semua itu tidak dapat menaklukkan Fir'aun  untuk  membiarkan

orang-orang Yahudi keluar dan Mesir.

 




Kemudian  600.000 manusia,22 belum terhitung keluarga mereka

dapat melarikan diri dan  kota  Ramses.  Pada  waktu  itulah

Fir'aun  mengendarai  keretanya  dan memimpin tentaranya. Ia

mengambil 6 ratus kereta yang terbaik dari segala kereta  di

Mesir.  Tiap  kereta  dikendarai  oleh dua orang opsir. Raja

Mesir  memimpin  pengejaran  terhadap  orang-orang   Yahudi.

(Keluaran 14, 6 dan 8).

 

Orang-orang  Mesir  dapat  menyusul kelompok Musa di pinggir

sungai. Musa memukulkan tongkatnya dan lautan  itu  terbuka,

serta   pengikut-pengikutnya   memasukinya  dengan  selamat.

Orang-orang Mesir mengejar terus, dan  semua  kuda  Fir'aun,

kereta-keretanya  dan  tentaranya yang berkuda semuanya ikut

memasuki lautan (Keluaran 14, 23).  Air  pulih  kembali  dan

menelan  kereta-kereta  dan penunggang kuda daripada tentara

Fir'aun yang memasuki lautan di  belakang  mereka.  Tak  ada

seorangpun yang selamat. (Keluaran 14, 38).

 

Teks  kitab  Keluaran  adalah sangat jelas. Fir'aun memimpin

para pengejar. Ia binasa karena kitab  keluaran  menyebutkan

"tak  ada  seorangpun  yang  selamat."  Di samping itu Bibel

menyebutkan perincian dari: Mazmur Daud; nyanyian  106  ayat

13  sampai  15  yang  merupakan  karunia  kepada  orang yang

membagi dua lautan  yang  penuh  tumbuh-tumbuhan."  Tak  ada

kesangsian  lagi  bahwa  menurut riwayat Bibel, Fir'aun yang

mengejar  Musa  telah  binasa  dalam   laut.   Bibel   tidak

menyebutkan   sesuatu  tentang  bagaimana  nasib  jenazahnya

Fir'aun.

BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern

Dr. Maurice Bucaille

 

Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science

Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi

Penerbit Bulan Bintang, 1979

Kramat Kwitang I/8 Jakarta

Share:

0 comments:

Post a Comment

Definition List

Unordered List

Support