tukang koran info

Sabtu, 09 Juli 2022

Piala Presiden 2022: Mengukur Peluang PSIS Semarang Lolos ke Final

 Senin (11/7/2022), PSIS Semarang bertamu ke kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Partai tersebut merupakan leg kedua semifinal Piala Presiden 2022.


Arema FC sedang berada di atas angin karena berhasil mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 2-0 pada leg pertama di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (7/7/2022) sore WIB.


Berbicara tentang peluang final Piala Presiden 2022, Mahesa jenar memiliki dua syarat untuk lolos ke partai puncak turnamen tersebut. Skema pertama PSIS harus mengungguli Singo Edan dengan selisih minimal tiga gol. Sedangkan opsi lain adalah Mahesa Jenar unggul dua gol dari tim tuan rumah lalu memperjuangkan nasib di babak adu penalti.


Berkaca dari leg pertama Piala Presiden 2022, Tim besutan Sergio Alexandrei sangat mendominasi jalannya pertandingan, terutama dalam penguasaan bola dan tembakan ke gawang. Total PSIS berhasil menorehkan 54% ball posession dan melepaskan 17 tembakan mengarah ke gawang Arema FC, di mana delapan tepat sasaran.

Namun, dalam segi efektivitas Tasei Marukawa dan kawan-kawan harus mengakui kehebatan Arema FC. Singo Edan berhasil menyarangkan bola ke jala Kiper PSIS Semarang dua kali selepas jeda. Abel Camara dan Gian Zola yang sukses mencatatkan nama mereka ke papan skor pada menit 79 dan 89.

Unggul dengan dua gol dengan Carlos Fortes cedera dan bermain di markas sendiri, banyak pecinta sepak bola netral Tanah Air yang lebih mengunggulkan Arema FC ketimbang PSIS Semarang pada laga nanti. 

Namun, kans PSIS tidak sepenuhnya tertutup. Berikut analisis peluang PSIS dalam perebutan tiket final Piala Presiden 2022 pada leg kedua nanti.

Disaksikan oleh pendukung sendiri, Mahesa Jenar langsung tancap gas dari awal pertandingan. Peluang pertama PSIS terjadi pada menit keenam ketika umpan ciamik Carlos Fortes yang belum bisa diselesaikan dengan baik oleh Tensei Marukawa.

Piala Presiden 2022: Mengukur Peluang PSIS Semarang Lolos ke Final


Pada menit ke 18 Tensei Marukawa kembali mendapat peluang, tetapi kali ini tendangannya dapat diblok oleh pemain Arema Rizki Dwi. Tekanan demi tekanan dilakukan terus digecanrkan PSIS ke daerah pertahanan Arema FC, salah satu peluang emas terjadi saat Sunduluan Carlos Fortes yang membentur gawang lawan.


Dapat dikatakan babak pertama tim tamu tidak bisa berbuat banyak meski kedudukan 0-0 menghiasi papan skor.


Pada 15 menit awal babak kedua, Mahesa Jenar sangat mendominasi jalannya pertandingan. Namun di menit 65 petaka terjadi. Carlos Fortes harus ditandu keluar karena cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. 


Pertandingan pun dilanjutkan, Eduardo Almeida melakukan pergantian penting yaitu Adam Alis digantikan Evan Dimas, walaupun penguasaan bola masih dikuasi tuan rumah.


Tetapi, serangan Arema FC lebih mengalir dan tajam setelah Evan Dimas masuk. Akhirnya pada menit ke-79, pemain depan Abel Camara berhasil mencetak gol melalui umpan dari Sergio Silva.


Setelah kecolongan satu gol, tim besutan Sergio Alenxadrei berusaha untuk membalas. Namun di tengah asik menyerang, kiper Ray Redondo kembali mengambil bola dari jala gawangnya setelah pemain eks PersibBandung Gian Zola mencetak gol pada menit ke-89.


Peluit panjang pun ditiup, papan skor menunjukan skor 0-2. Arema FC memiliki modal yang bagus untuk menghadapi partai kedua di Stadion Kanjuruhan.



Calon top skorer Piala Presiden 2022, Carlos Fortes mengalami nasib buruk pada leg pertama kamis kemarin. Mantan pemain Arema itu harus ditarik keluar setelah mengalami cedera pada laga tersebut. 

Tim medis PSIS sudah memberi report bahwa kondisi Carlos Fortes mengalami cedera hamstring," kata Yoyok, Jumat (8/7/2022).

Menurut Yoyok, jika pemain terkena cedera hamstring maka masa pemulihannya cukup lama. Oleh karena itu, dia diragukan tampil pada laga leg kedua semifinal.

Cortes harus ditandu keluar saat laga berjalan di menit ke 60. Pemain asal Portugal tesebut mengalami salah tumpuan seteklah dilanggar oleh pemain belakang Arema FC.

Saat ini Carlos Fortes menempati posisi teratas pencetak gol terbanya Piala Presiden 2022. Dengan torehan lima golnya, eks Arema tersebut menghantarkan PSIS menjadi tim paling produktif di fase grup Piala Presiden 2022.


sumber 

Share:

Jumat, 08 Juli 2022

Diisukan Bakal Ditendang LCR Honda

 Diisukan Bakal Ditendang LCR Honda, Ini Tanggapan Takaaki Nakagami
Masa depan Takaaki Nakagami di MotoGP 2023 mungkin saja tidak lagi bersama LCR Honda.
Melihat skenario itu bisa terjadi,
Nakagami nyatanya tetap santai, namun ia mau ada kejelasan secepat mungkin dari LCR agar ia tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapi MotoGP 2023. 




BACA JUGA 
RAHASIA MENDAPATKAN PERUT SIX PACK
NEGARA YANG MENJADI TUAN RUMAH PIALA ASIA 2023

Seperti diketahui sebelumnya, dalam 2 balapan MotoGP di Barcelona dan Sachsenring, Takaaki Nakagami gagal mencetak poin. Sementara itu di Assen, pembalap tim LCR Honda tersebut sempat berada di 10 besar. 

 Kendati demikian, long lap penalti harus Nakagami terima karena melanggar track limit yang menghancurkan harapannya untuk memperoleh hasil teratas. Alhasil, rider asal negeri Sakura itu hanya finis di tempat ke-12 dengan mengoleksi 4 poin. 

 Terlepas dari hal itu, Nakagami mengungkapkan bahwa saat ini dirinya masih menikmati waktu rehatnya setelah balapan yang cukup menguras tenaga. Ia pun memanfaatkan jeda waktu tersebut untuk pemilihan fisiknya. 

 “Saya sekarang memiliki beberapa pekan untuk beristirahat. Saya punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan pemulihan saya,” kata Nakagami, dilansir dari Speed Week, Kamis (7/7/2022). 

 “Setelah balapan di Barcelona, saya tidak punya waktu untuk pulih. Sangat sulit dari minggu ke minggu untuk menjadi sedikit lebih kuat secara fisik lagi," lanjut Nakagami. * Sementara itu, Nakagami juga mengungkapkan soal masa depannya di LCR Honda. Ia menyebut ingin secepatnya bisa menentukan tim untuk melanjutkan kariernya di musim depan. 



#takaakinakagami
#motogp
#motogp2022
#motogp2023
#lcrhonda
#hondarepsol
#redbullracing
#redbull
#honda
#barcelona
#sachsenring
#top10motogp

Share:

Rabu, 06 Juli 2022

2 Negara Yang Menjaadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Sepakbola Asia (AFC) masih mencari siapa calon tuan rumah Piala Asia 2023, setelah China mengundurkan diri dari status tersebut. Menurut laporan jurnalis Malaysia, Zulhelmi Zainal Azam, ada empat negara yang telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.



LIGA GILA DI SIERRA LEONE


Mereka ialah Jepang, Korea Selatan, Qatar dan Australia. Keempat negara ini diketahui memiliki infrastruktur mumpuni sehingga sangat layak menjadi tuan rumah ajang empat tahunan tersebut.

“Empat negara bersaing menjadi tuan rumah Piala Asia 2023, yakni Jepang, Korea Selatan, Qatar, dan Australia sejauh ini,” tulis Zulhemi di akun Twitter-nya.

Jika Jepang atau Korea Selatan menjadi tuan rumah, Piala Asia 2023 bakal digelar sesuai jadwal pada 16 Juni hingga 16 Juli 2023. Andai Piala Asia 2023 bergulir di periode tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dijamin pusing.

Sebab, pada Mei-Juni 2023, Shin Tae-yong juga akan memimpin Timnas Indonesia U-20 yang mentas di Piala Dunia U-20 2023. Otomatis, fokus Shin Tae-yong bakal terpecah.

                          

Namun, jika Australia atau Qatar yang menjadi tuan rumah, Shin Tae-yong bakal diuntungkan. Sebab, jika salah satu dari dua negara di atas menjadi tuan rumah di atas, kick off Piala Asia 2023 kemungkinan diundur.

Dengan kick off mengalami pengunduran, Shin Tae-yong otomatis bisa fokus mempersiapkan Timnas Indonesia U-20 dan Timnas Indonesia senior melakoni dua ajang besar. Jika Qatar menjadi tuan rumah, Piala Asia 2023 kemungkinan digeser ke Januari 2024.

Alasan kick off diundur jika Qatar terpilih karena pada Juni-Juli 2023, cuaca di Timur Tengah masuk kategori ekstrem. Karena itulah, Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar tidak dilangsungkan pada Juni-Juli, melainkan November-Desember 2023.

Sementara itu, jika Australia yang terpilih, kick off diundur karena pada 20 Juli hingga 20 Agustus 2023, Australia bersama Selandia Baru menjadi tuan rumah Piala Dunia Wanita 2023.

Tentunya tak memungkinkan ketika Piala Asia 2023 berakhir pada 16 Juli, langsung digelar Piala Dunia Wanita empat hari berselang. Sebab, dibutuhkan persiapan matang dan panjang untuk menggelar event sebesar Piala Dunia.

#Shin Tae-yong #Piala Asia 2023
#Piala Dunia Wanita 2023
#Timnas Qatar
#Timnas Australia
#Timnas Indonesia

 

Share:

Definition List

Unordered List

Support