tukang koran info

Tampilkan postingan dengan label exodus99 artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label exodus99 artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2022

USIA ATAU JAM TERBANG ??

 Jakarta – Usia atau jam terbang. Dua kosakata itu acapkali ditanya pemburu berita jelang pertarungan tinju, tak terkecuali pertarungan antara Daud ‘Cino’ Yordan kontra Panya Uthok di Balai Sarbini, Jakarta, pada 1 Juli 2022.



Jelang pertarungan prestisius tersebut, Cino sempat ditanya tentang segala hal terkait calon lawannya tersebut. Salah satunya mengenai jam terbang Panya Uthok.


Menurut Cino, Uthok sudah malang-melintang di dunia tinju pro lebih dulu ketimbang dirinya. Petinju asal Thailand itu juga pernah menjadi juara dunia tinju WBO kelas bantam.

“Saya mendengar rekam jejaknya sangat bagus. Dia begitu berpengalaman,” ujar Cino.

Pernyataan Cino memang benar. Uthok pertama kali tampil di tinju pro menghadapi sesama petinju Thailand, Singdam Singnumpattana, di Rajadamnern Stadium, Bangkok, 27 September 2004.

Itu artinya Uthok lebih dulu mencicipi dunia tinju pro ketimbang Cino saat menjalani debut menghadapi Anshori Anhar Pitulay pada 25 Agustus 2005. Hebatnya, kedua petinju itu menjalani debut dengan kemenangan knock out.

Tapi, jika bicara usia, Cino tentu saja lebih senior ketimbang lawannya tersebut. Petinju asal Sukadana, Kalimantan Barat, itu kini berusia 34 tahun. Bahkan, usianya akan genap 35 tahun pada 10 Juni 2022. Sementara Uthok baru berusia 33 tahun.

Jika acuannya usia, Cino tentu bisa belajar dari George Foreman, petinju tertua asal Amerika Serikat yang meraih gelar juara kelas berat. Foreman saat itu berusia 45 tahun mampu mengalahkan Michael Moorer, yang berusia 26 tahun, pada ronde kesepuluh dalam duel perebutan sabuk WBA di Las Vegas, pada 5 November 1994.

Foreman saat itu mengatakan, kemenangan itu didedikasikan untuk semua temannya yang berada di panti jompo dan semua orang yang di penjara. Foreman lahir di Marshall, Texas, pada 1949 dan memiliki masa kecil yang bermasalah hingga putus sekolah.

Namun, kekurangan itu tak memengaruhi penampilannya di ring tinju. Dedikasi sepenuhnya dicurahkan saat bertarung, termasuk saat menghadapi Moorer.

Share:

Minggu, 05 Juni 2022

Sabah FC Permalukan Persija Jakarta

 Jakarta –Persija Jakarta harus menelan kekalahan saat menjamu Sabah FC pada laga uji coba pramusim yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu 5 Juni 2022. Duel ini berakhir dengan kemenangan wakil Malaysia 2-1.

Persija harus kebobolan cepat di awal pertandingan oleh Sabah. Altemir Cordeiro Neto mampu mengoyak gawang Risky Muhammad Sudirman di menit keempat.





Setelahnya, Macan Kemayoran langsung terpantik untuk meningkatkan agresivitas serangan. Riko Simanjuntak beberapa kali mendapatkan kesempatan menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Sayangnya, pemain lain masih belum bisa menyambut umpan tariknya sehingga peluang menjadi sia-sia.

Momen terbaik Persija didapat di menit 22. Riko mengirim umpan ke depan mulut gawang, tapi Hanif Sjahbandi yang menyambutnya gagal mengarahkan bola ke dalam gawang.

Tim asuhan Thomas Doll kembali mendapatkan peluang emas lima menit jelang turun minum. Sial, Ricky Cawor yang sudah berhadapan dengan Khairul Fahmi gagal melesakkan dan menyamakan kedudukan. Tembakannya bisa dihalau dengan kaki oleh kiper Timnas Malaysia tersebut.


10 menit babak kedua berjalan, Persija mendapatkan kesempatan emas dari Firza Andika yang berdiri bebas di kotak penalti. Tapi, lagi-lagi penyelesaian akhir yang buruk membuat bola tak mengarah ke gawang.


Persija dan The Jakmania akhirnya bersorak ketika laga tepat berjalan satu jam. Kesalahan kiper Khairul Fahmi dalam mengontrol bola berhasil dimanfaatkan Taufik Hidayat.


Dia merebut bola tersebut dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Hanya berjarak empat menit, Sabah kembali membalikkan keadaan. Park Tae Su menanduk bola umpan sepak pojok yang diarahkan ke pojok kanan gawang. Sabah memimpin 2-1.

Duel kedua tim lebih banyak bergulir di lini tengah pada sisa pertandingan. Di 10 menit terakhir, Macan Kemayoran semakin meningkatkan intensitas serangan guna menyamakan kedudukan.

Namun, tak ada satu pun gol tercipta hingga laga berakhir. Persija dipaksa menyerah dengan skor 1-2. Hasil ini membuat debut Thomas Doll diwarnai dengan kekalahan.


Susunan Pemain:


Persija Jakarta:
Risky Muhammad Sudirman (Adre Adrido 57′) (PG); Hansamu Yama Pranata (Braif Fatari 46′), Maman Abdurrahman (Tony Sucipto 46′), Ryuji Utomo, Rangga Widiansyah (Frengky Missa 73′), Hanif Sjahbandi (Firza Andika 46′), Makan Konate, Riko Simanjuntak (Bernabas Sobor 46′), Resky Fandi Witriawan, Radzky Ginting, Ricky Cawor.


Sabah FC:
Khairul Fahmi (PG); Mohd Rizal Ghazali, Jackson de Souza, Rawilson Batuil, Park Tae Su, Gary Steven (Mohd Badrul Affendy 84′), Stuart Wilkin, Tommy Mawat, Kagayama Taiki, Baddrol Bakhtiar, Altemir Cordeiro Neto.



Share:

PEMAIN BARCA HANYA MEMPUNYAI DUA PILIHAN

 

EXODUS99 Artikel 

live score dan update berita tentang olah raga 





Para pemain Barcelona diberikan pilihan menerima potongan gaji hingga 50 persen atau hengkang dari klub. Keputusan besar tersebut diambil Barcelona karena kondisi keuangan yang memburuk. Tidak hanya pemain, para staff dan direksi klub juga mengalami pemotongan gaji sebanyak 50 persen demi mengembalikan kondisi keuangan Barcelona. Saking buruknya kondisi keuangan Barcelona bahkan mereka belum bisa mendaftarkan pemain transfer. Tidak hanya itu, bahkan beberapa pemain yang berpotensi dan baru memperbarui kontrak seperti Pedri dan Ansu Fati dikabarkan memilih keluar dari klub. Dilansir dari Mundo Deportivo pemotongan pendapatan 50 persen berlaku bagi semua pemain yang tergabung dengan Barcelona tanpa terkecuali. Jika pemain menolak pemotongan gaji tersebut maka dipersilahkan untuk angkat kaki dari Camp Nou. Sangat memungkinkan kondisi keuangan Barcelona dipengaruhi oleh performa musim kemarin yang kalah dalam La Liga bahkan tanpa gelar



Share:

Definition List

Unordered List

Support